Keistimewaan Al-Qur’an, Nomor 6 Kunci Terkabulnya Doa
TATSQIF ONLINEĀ – Al-Qur’an adalah kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Muhammad shallahu alaihi wa sallam. Membaca Al-Qur’an merupakan amalan yang memiliki beberapa keistimewaan. Tidak hanya bagi yang mahir tilawah, tetapi juga bagi yang mengalami kesulitan dalam membacanya. Muslim yang masih terbata-bata dalam membaca Al-Qur’an akan mendapatkan dua pahala.
Keutamaan membaca Al-Qur’an sering disebutkan dalam hadis yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW, dan juga telah dijelaskan secara mendetail oleh para ulama dalam berbagai literatur, di antaranya:
1. Ditinggikan Derajatnya oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala
Allah SWTĀ akan meninggikan derajat orang-orang yang senantiasa menyibukkan diri dengan Al-Qur’an. Seberapa banyak Al-Qur’an yang berhasil dilantunkannya, setinggi itulah kedudukannya di surga kelak. Abdullah bin āAmr meriwayatkan sebuah hadis dari Nabi Muhammad SAWĀ sebagai berikut:
Ų¹ŁŁŁ Ų¹ŁŲØŁŲÆŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁ ŲØŁŁŁ Ų¹ŁŁ ŁŲ±ŁŁ Ų¹ŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŲØŁŁŁŁ ŲµŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁ Ų¹ŁŁŁŁŁŁŁ ŁŁŲ³ŁŁŁŁŁ Ł ŁŁŲ§ŁŁ ŁŁŁŁŲ§ŁŁ ŁŁŲµŁŲ§ŲŁŲØŁ Ų§ŁŁŁŁŲ±ŁŲ¢ŁŁ Ų§ŁŁŲ±ŁŲ£Ł ŁŁŲ§Ų±ŁŲŖŁŁŁ ŁŁŲ±ŁŲŖŁŁŁŁ ŁŁŁ ŁŲ§ ŁŁŁŁŲŖŁ ŲŖŁŲ±ŁŲŖŁŁŁŁ ŁŁŁ Ų§ŁŲÆŁŁŁŁŁŁŲ§ ŁŁŲ„ŁŁŁŁ Ł ŁŁŁŲ²ŁŁŁŲŖŁŁŁ Ų¹ŁŁŁŲÆŁ Ų¢Ų®ŁŲ±Ł Ų¢ŁŁŲ©Ł ŲŖŁŁŁŲ±ŁŲ£Ł ŲØŁŁŁŲ§ ā Ų±ŁŲ§Ł Ų§ŁŲŖŲ±Ł ŁŲ°Ł
Artinya :Ā “Dikatakan kepada ahli Al-Qurāan: ‘Bacalah, naiklah dan tartilkanlah sebagaimana kamu membaca Al-Qurāan dengan tartil sewaktu di dunia. Karena sesungguhnya kedudukanmu terdapat pada ayat terakhir yang kamu baca dari Al-Qurāan,’āĀ (HR Tirmidzi).
BACA JUGA: Pernikahan Beda Agama: Perspektif Hukum Islam dan HAM
2. Mendapat Syafaat pada Hari Kiamat
Membaca Al-Qur’an merupakan amalan istimewa yang menjadi penolong di hari akhir. Disampaikan oleh Rasulullah SAW dalam hadisnya:
Ų¹ŁŁŁ Ų£ŁŲØŁŁ Ų£ŁŁ ŁŲ§Ł ŁŲ©Ł Ų±ŁŲ¶ŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁ Ų¹ŁŁŁŁŁ ŁŁŲ§ŁŁ Ų³ŁŁ ŁŲ¹ŁŲŖŁ Ų±ŁŲ³ŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁ ŲµŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁ Ų¹ŁŁŁŁŁŁŁ ŁŁŲ³ŁŁŁŁŁ Ł ŁŁŲ§ŁŁ : Ų§ŁŁŁŲ±ŁŲ¤ŁŁŁŲ§ Ų§ŁŁŁŲ±ŁŲ¢ŁŁ ŁŁŲ„ŁŁŁŁŁŁ ŁŁŲ£ŁŲŖŁŁ ŁŁŁŁŁ Ł Ų§ŁŁŁŁŁŲ§Ł ŁŲ©Ł Ų“ŁŁŁŁŁŲ¹ŁŲ§ ŁŁŲ£ŁŲµŁŲŁŲ§ŲØŁŁŁ
Artinya :Ā “Dari Abu Umamah radhiyallahu āanhu, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu āalaihi wa sallam bersabda: ‘Bacalah Al-Qurāan karena pada hari kiamat, ia akan datang sebagai syafaat untuk para pembacanya,'”(HR Muslim).
3. Menjadi Keluarga Allah
Membaca Al-Qur’an merupakan zikir yang paling utama dibandingkan dengan zikir-zikir lainnya. Allah SWT mencintai hamba yang senantiasa dekat dengan Al-Qur’an. Disebutkan dalam sebuah hadis bahwa Allah SWT memiliki keluarga dari kalangan manusia, yaituĀ AhlulĀ Qur’an.
Dari Anas bin Malik, dia berkata, Rasulullah SAW bersabda:
ŁŁŲ§ŁŁ Ų±ŁŲ³ŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁ ŲµŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁ Ų¹ŁŁŁŁŁŁŁ ŁŁŲ³ŁŁŁŁŁ Ł Ų„ŁŁŁŁ ŁŁŁŁŁŁŁ Ų£ŁŁŁŁŁŁŁŁ Ł ŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŲ§Ų³Ł ŁŁŲ§ŁŁŁŲ§ ŁŁŲ§ Ų±ŁŲ³ŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁ Ł ŁŁŁ ŁŁŁ Ł ŁŁŲ§ŁŁ ŁŁŁ Ł Ų£ŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŲ±ŁŲ¢ŁŁ Ų£ŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁ ŁŁŲ®ŁŲ§ŲµŁŁŲŖŁŁŁ
Artinya :Ā Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah mempunyai banyak ahli (wali) dari kalangan manusia.” Para sahabat bertanya; “Ya Rasulullah, siapakah mereka itu?” beliau menjawab: “Mereka adalah ahlul Qur`an, mereka adalah para ahli dan orang khusus Allah,” (HR Ibnu Majah).
4. Menjadi Sebaik-baik Manusia
Sudah semestinya menjadi kewajiban seorang muslim untuk belajar Al-Qur’an. Belajar dan mengajarkan Al-Qur’an mendapatkan pahala dan menjadi orang mulia.Ā Sebagaimana hadis Rasulullah SAWĀ yang berbunyi:
Ų®ŁŁŁŲ±ŁŁŁŁ Ł Ł ŁŁŁ ŲŖŁŲ¹ŁŁŁŁŁ Ł Ų§ŁŁŁŁŲ±ŁŲ¢ŁŁ ŁŁŲ¹ŁŁŁŁŁ ŁŁŁ
Artinya:Ā “Sebaik-baik orang di antara kamu adalah orang yang belajar Al-Qurāan dan mengajarkannya,Ā (HR Bukhari).
5. Mendapatkan Pahala Kebaikan
Membaca Al-Qur’an merupakan amalan yang tidak akan sia-sia. Pahala membaca Al Quran bukan dihitung berapa ayat yang sudah dibaca, melainkan huruf per hurufnya. Ibnu MasāudĀ radhiyallahu āanhuĀ berkata, Rasulullah SAWĀ bersabda:
Ł ŁŁŁ ŁŁŲ±ŁŲ£Ł ŲŁŲ±ŁŁŁŲ§ Ł ŁŁŁ ŁŁŲŖŁŲ§ŲØŁ Ų§ŁŁŁŁ ŁŁŁŁŁŁ ŲŁŲ³ŁŁŁŲ©Ł ŁŁŲ§ŁŲŁŲ³ŁŁŁŲ©Ł ŲØŁŲ¹ŁŲ“ŁŲ±Ł Ų£ŁŁ ŁŲ«ŁŲ§ŁŁŁŁŲ§ , ŁŲ§Ł Ų£ŁŁŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁ ŲŁŲ±ŁŁŁ ŁŁŁŁŁŁŁŁ Ų£ŁŁŁŁŁ ŲŁŲ±ŁŁŁ ŁŁŁŲ§ŁŁ Ł ŲŁŲ±ŁŁŁ ŁŁŁ ŁŁŁŁ Ł ŲŁŲ±ŁŁŁ
Artinya:Ā āBarang siapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah, maka baginya satu kebaikan. Satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan alif laam miim itu satu huruf, tetapi aliif itu satu huruf, laam itu satu huruf, dan miim itu satu huruf,ā (HR Tirmidzi).
Bayangkan, apabila kita membaca surat Al Kautsar (surat terpendek dalam Al-Qur’an), sudah berapa banyak pahala yang akan kita raih. Apalagi jika kita membiasakan diri membaca Al-Qur’an secara istiqomah setiap hari.
Lalu bagaimana dengan orang yang masih belajar dan terbata-bata dalam membacanya? Apakah pahala kebaikan hanya diperuntukkan untuk orang-orang yang sudah fasih bacaannya?
Orang yang terbata-bata dalam membaca Al-Qur’an juga akan mendapatkan pahala.Ā Sebagaimana AisyahĀ radhiyallahu āanhaĀ berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:
Ų§ŁŁŁŲ°ŁŁ ŁŁŁŁŲ±ŁŲ£Ł Ų§ŁŁŁŲ±ŁŲ¢ŁŁ ŁŁŁŁŁŁ Ł ŁŲ§ŁŁŲ±Ł ŲØŁŁŁ Ł ŁŲ¹Ł Ų§ŁŲ³ŁŁŁŁŲ±ŁŲ©Ł Ų§ŁŁŁŲ±ŁŲ§Ł Ł Ų§ŁŲØŁŲ±ŁŲ±ŁŲ©Ł Ų ŁŁŲ§ŁŁŁŲ°ŁŁ ŁŁŁŁŲ±ŁŲ£Ł Ų§ŁŁŁŁŲ±ŁŲ¢ŁŁ ŁŁŁŁŲŖŁŲŖŁŲ¹ŁŲŖŁŲ¹Ł ŁŁŁŁŁ ŁŁŁŁŁŁ Ų¹ŁŁŁŁŁŁŁ Ų“ŁŲ§ŁŁŁ ŁŁŁŁ Ų£Ų¬ŁŲ±ŁŲ§ŁŁ
Artinya:Ā āOrang yang membaca Al-Qurāan dan ia mahir membacanya, maka ia bersama para malaikat yang mulia (bersih dari maksiat) dan taat dalam kebaikan. Sedangkan orang yang membaca Al-Qurāan dengan terbata-bata dan merasa kesulitan ketika membacanya, maka baginya dua pahala,ā (HR Bukhari dan Muslim).
6. Dikabulkannya Doa
Orang yang senantiasaĀ istiqomahĀ membaca Al-Qur’an akan dikabulkan doanya oleh Allah SWT. Bahkan Allah akan memberikan balasan terbaik kepada orang yang dekat dengan Al-Qur’an. Abu Sa’id meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
ŁŁŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁ ŲŖŁŲ¹ŁŲ§ŁŁŁ Ł ŁŁŁ Ų“ŁŲŗŁŁŁŁŁ ŁŁŲ±ŁŲ§Ų”ŁŲ©Ł Ų§ŁŁŁŁŲ±ŁŲ¢ŁŁ Ų¹ŁŁŁ Ų°ŁŁŁŲ±ŁŁ ŁŁŁ ŁŲ³ŁŲ£ŁŁŁŲŖŁŁ Ų£ŁŲ¹ŁŲ·ŁŁŁŲŖŁŁŁ Ų£ŁŁŁŲ¶ŁŁŁ Ų«ŁŁŁŲ§ŲØŁ Ų§ŁŲ³ŁŁŲ§Ų¦ŁŁŁŁŁŁ ŁŁŁŁŲ¶ŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŲ±ŁŲ¢ŁŁ Ų¹ŁŁŁŁ Ų³ŁŲ§Ų¦ŁŲ±Ł Ų§ŁŁŁŁŁŁŲ§Ł Ł ŁŁŁŁŲ¶ŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁ Ų¹ŁŁŁŁ Ų®ŁŁŁŁŁŁŁ
Artinya :Ā “Allah berfirman, ‘Siapa saja yang disibukkan oleh membaca Al-Qur’an, hingga tak sempat zikir yang lain kepada-Ku dan meminta kepada-Ku, maka Aku akan memberinya balasan terbaik orang-orang yang meminta. Ingatlah, keutamaan Al-Qur’an atas kalimat-kalimat yang lain seperti keutamaan Allah atas makhluk-Nya,” (HR Al-Baihaqi).
Wallahu A’lam
Oleh Uswatun Jayanah
-
Lihat semua pos Lecturer
Tatsqif.com adalah media akademik yang digagas dan dikelola oleh Ibu Sylvia Kurnia Ritonga, Lc., M.Sy (Dosen UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan) sejak awal tahun 2024. Website ini memuat materi perkuliahan, rangkuman diskusi, serta karya mahasiswa yang lahir dari proses pembelajaran di kelas, sekaligus membuka akses pengetahuan bagi masyarakat luas. Sebagai ruang berbagi ilmu, Tatsqif.com juga terbuka bagi siapa saja yang ingin mempublikasikan artikel, selama tulisannya bermanfaat, bersifat edukatif, dan sejalan dengan visi dan misi Tatsqif.com dalam menyebarkan ilmu pengetahuan.
-
