5 Tips Olahraga Sehat dan Syar’i untuk Muslimah Aktif, Simak
TATSQIF ONLINE – Menjaga tubuh tetap sehat bukan hanya tuntutan gaya hidup modern, tetapi juga bagian dari amanah besar seorang hamba kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Tubuh adalah titipan yang harus dijaga agar dapat digunakan untuk beribadah, bekerja, dan berbuat kebaikan. Sayangnya, di tengah kesibukan dan kemudahan hidup digital, banyak orang—terutama muslimah—yang lupa pada pentingnya olahraga.
Padahal, menjaga kesehatan tidak cukup hanya dengan memilih makanan bergizi atau tidur cukup. Tubuh memerlukan gerak. Olahraga adalah bentuk rasa syukur atas nikmat jasmani yang diberikan Allah SWT. Laman Halodoc.com menjabarkan setidaknya ada tiga belas manfaat olahraga, mulai dari memperbaiki postur tubuh, menajamkan fungsi otak, menjaga sistem pencernaan, melancarkan peredaran darah, hingga menjaga kesehatan kulit dan tulang. Bahkan, olahraga dapat meningkatkan kreativitas serta memperluas pertemanan dengan sesama pecinta gaya hidup sehat.
Perintah Allah SWT untuk Olahraga
Islam adalah agama yang mendorong umatnya menjadi kuat—baik secara spiritual maupun fisik. Rasulullah ﷺ bersabda:
الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ وَفِي كُلٍّ خَيْرٌ
Artinya: “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah. Namun, keduanya tetap memiliki kebaikan…” (HR. Muslim 2664)
Hadis ini menjadi motivasi bagi setiap muslimah agar tidak menyepelekan kebugaran fisik. Tubuh yang sehat memudahkan untuk beribadah, mengurus keluarga, belajar, dan berkarya. Lalu, bagaimana agar seorang muslimah tetap bisa berolahraga dengan menjaga kehormatan diri dan ketaatan kepada Allah? Berikut penjelasannya.
5 Tips Olahraga bagi Muslimah
1. Olahraga di Rumah: Aman, Nyaman, dan Penuh Pahala
Islam sangat menghargai perempuan yang menjaga diri dan kehormatannya. Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Ahzab ayat 33:
وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى
Artinya: “Tetaplah di rumahmu dan janganlah berhias seperti orang-orang jahiliah dahulu…”
Ayat ini tidak bermaksud mengekang, tetapi melindungi perempuan dari bahaya di luar rumah. Bagi muslimah masa kini, banyak sekali pilihan olahraga yang bisa dilakukan tanpa harus keluar rumah: mulai dari senam, yoga ringan, pilates, Zumba hijab-friendly, hingga olahraga peregangan sederhana dengan panduan video di YouTube.
Selain menjaga aurat, olahraga di rumah membuat seorang muslimah lebih tenang dan fokus, tanpa khawatir pandangan orang lain. Bahkan, banyak aplikasi khusus yang membantu memantau kalori, durasi, dan jadwal olahraga harian dengan cara yang seru.
2. Perhatikan Durasi dan Kemampuan Tubuh
Setiap tubuh punya batas kemampuan. Menurut WHO, durasi ideal olahraga adalah 150 hingga 300 menit per minggu atau 30 menit per hari. Namun, Islam mengajarkan prinsip la yukallifullahu nafsan illa wus’aha — Allah tidak membebani seseorang di luar kemampuannya.
Hal ini selaras dengan Surat At-Taghabun ayat 16:
فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ
Artinya: “Bertakwalah kamu kepada Allah sekuat kemampuanmu.”
Bagi pemula, tidak perlu memaksa diri. Mulailah dengan 5–10 menit setiap hari. Setelah tubuh terbiasa, tambahkan durasi sedikit demi sedikit. Yang terpenting adalah konsistensi, bukan lama waktunya. Olahraga ringan namun rutin jauh lebih bermanfaat dibanding olahraga berat tapi jarang dilakukan.
3. Menutup Aurat Saat Olahraga di Luar Rumah
Kadang, olahraga di rumah terasa monoton. Maka, sesekali berjalan kaki, berlari santai, atau bersepeda di luar rumah bisa menjadi penyegar pikiran. Namun, sebagai muslimah, syarat utamanya adalah menutup aurat dengan benar.
Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Ahzab ayat 59:
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلَابِيبِهِنَّ
Artinya: “Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin supaya mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.”
Kini, tak sulit mencari pakaian olahraga syar’i. Banyak brand busana muslim yang menghadirkan baju olahraga longgar, breathable, bahkan gamis sport dengan bahan elastis dan menyerap keringat. Dengan demikian, muslimah bisa tetap aktif tanpa meninggalkan nilai kesopanan dan kehormatan diri.
4. Lakukan Olahraga yang Disunnahkan Rasulullah ﷺ
Rasulullah ﷺ sangat mendorong aktivitas fisik yang bermanfaat. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh An-Nasa’i, beliau bersabda:
كلُّ شيءٍ ليس فيه ذِكْرُ اللهِ فهو [ لَغْوٌ ] وسَهْوٌ ولَعِبٌ إلا أَرْبَعَ [ خِصالٍ ] : ملاعبةُ الرجلِ امرأتَه وتأديبُ الرجلِ فَرَسَه ومَشْيُه بين الغَرَضَيْنِ وتعليمُ الرجلِ السباحةَ
Artinya: “Segala sesuatu yang tidak mengandung dzikrullah adalah permainan sia-sia, kecuali empat hal: senda gurau suami-istri, melatih kuda, berlatih memanah, dan mengajarkan renang.”
Tiga aktivitas terakhir menunjukkan betapa Rasulullah ﷺ menghargai olahraga yang menumbuhkan keberanian, keseimbangan, dan keterampilan. Bagi muslimah modern, berkuda dan memanah kini bisa dilakukan di banyak komunitas sunnah. Sedangkan berenang dianjurkan di kolam khusus wanita, demi menjaga aurat dan menghindari ikhtilat (campur baur laki-laki dan perempuan).
5. Pilih Waktu Terbaik: Setelah Subuh Penuh Berkah
Waktu terbaik berolahraga bagi muslimah adalah setelah shalat Subuh. Udara masih segar, suasana tenang, dan tubuh belum terlalu lelah oleh aktivitas harian. Rasulullah ﷺ tidak menganjurkan tidur setelah Subuh, sebagaimana sabdanya:
“Seusai shalat fajar, janganlah kamu tidur sehingga melalaikan kamu untuk mencari rezeki.” (HR. Thabrani)
Dengan berolahraga setelah Subuh, muslimah bukan hanya menjaga kesehatan, tetapi juga menjemput keberkahan pagi. Tubuh akan terasa lebih segar, otak lebih fokus, dan hati lebih bersemangat memulai hari.
Kesimpulan
Olahraga adalah bentuk ibadah yang mencerminkan rasa syukur atas karunia tubuh yang sehat. Aturan menutup aurat dan menjaga diri tidak pernah menjadi penghalang bagi muslimah untuk aktif bergerak. Justru, ia menjadi pagar kemuliaan yang menjadikan setiap gerakan bernilai pahala.
Mulailah dari yang ringan: jalan di halaman rumah, stretching setelah Subuh, atau meniru gerakan dari video senam muslimah. Niatkan semua untuk menjaga amanah Allah SWT. Karena tubuh yang sehat bukan sekadar modal dunia, tapi juga wasilah untuk memperbanyak ibadah.
Semoga lima tips olahraga ini menjadi motivasi bagi para muslimah untuk konsisten menjaga kebugaran jasmani sekaligus memelihara kecantikan rohani. Wallahu A’lam.
